Waspadai Kerentanan Kesehatan Mental pada Generasi Milenial

Waspadai Kerentanan Kesehatan Mental pada Generasi Milenial

Dewasa ini, generasi milenial menjadi topik yang cukup hangat dikalangan masyarakat, mulai dari segi pendidikan, teknologi maupun moral dan budaya.

Termasuk dalam Generasi Millenial adalah generasi muda yang berumur 17- 37 pada tahun ini. Millennials sendiri dianggap spesial karena generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal yang berkaitan dengan teknologi. Generasi millennials memiliki ciri khas tersendiri yaitu, mereka lahir pada saat TV berwarna, handphone juga internet sudah diperkenalkan. Sehingga generasi ini sangat mahir dalam teknologi.

Bila kita amati, remaja pada generasi ini cenderung lebih lemah secara mental dibandingkan generasi-generasi sebelumnya. Di era ini remaja sangat dimudahkan oleh kemajuan tehnologi sehingga interaksi sosial tidak lagi seperti jaman dahulu, berbagai kemudahan juga membuat mereka “mager” (malas bergerak) sehingga lebih banyak duduk, di depan komputer/laptop, atau bahkan banyak tiduran dan seakan menggenggam dunia dari smartphone mereka.

Saat ini pasien-pasien yang datang mengunjungi Psikiater tidak lagi yang stress karena berbagai masalah pekerjaan seperti beberapa waktu dulu, namun mulai banyak usia-usia remaja datang dengan gejala-gejala depresi.

Kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan. Masalah kesehatan mental sungguh rentan terjadi pada generasi millenial.

WHO juga menyebutkan bahwa satu dari tujuh orang mengalami masalah kesehatan jiwa di tempat kerja. Wanita yang bekerja penuh waktu, hampir dua kali lebih besar menderita masalah kesehatan jiwa dibandingkan pria yang juga bekerja penuh waktu.

Bagi para milenial mengatasi depresi bukanlah hal yang mudah, terlebih bila mereka tidak menyadari mengalaminya. Sehingga perlu bagi generasi milenial mengetahui tentang gejala-gejala depresi, dan menyadari pentingnya segera berkonsultasi pada profesi yang berkompeten bila mengalaminya.

Depresi muncul dengan banyak penampakan, namun yang paling mudah dikenali adalah sisi negatif yang muncul terus menerus sehingga berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari Anda. Wajah Anda bisa saja tersenyum namun Anda merasa lelah sepanjang waktu, konsentrasi dalam bekerja terganggu sehingga menyulitkan Anda bekerjasama dengan rekan-rekan kerja, diam-diam Anda sering menangis dan menyendiri menumpahkan airmata Anda, dan Anda mengalami gangguan tidur.

Bila hal ini mulai dirasakan maka sebaiknya sejenak Anda mengambil waktu untuk istirahat dari rutinitas, berbagi dengan teman dekat atau sahabat, dan segera mencari pertolongan medis bila kondisi terus berlanjut.


dr. Widea Rossi Desvita, Sp. KJ

RS Hermina Yogya


Jadwal Praktek :

Senin :  12.00 - 14.00 Wib

Rabu :   12.00 - 14.00 Wib


Call Centre : 1500.488 / 021.80618050

    www.herminahospitals.com