Waspada Penyakit Ginjal

Waspada Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal memiliki 5 tahanpan, tahap 5 yang paling parah, disebut gagal ginjal. Kalau sudah parah, penyakit ginjal bisa mempengaruhi hidup kita dengan sangat signifikan. Biasanya, kalau baru tahap-tahap awal, tidak ada gejalanya. Mulai terasa gangguan kalau sudah tahap parah. Kalau ketahuan lebih awal, perburukan penyakit ginjal dapat diperlambat, bahkan dihentikan. Karena itu penting kita tahu supaya bisa mencegah, jangan sampai jadi gagal ginjal. Mencegah selalu lebih baik dibanding mengobati.

Fungsi Ginjal

  • Ginjal ini organ berbentuk seperti kacang, ukurannya kurang lebih sebesar kepalan tangan kita, ada 2, 1 di kanan, 1 di kiri, posisinya di bawah kubah tulang rusuk.

  • Tiap hari tiap saat ginjal ini menyaring darah, lewat berbagai proses, yang produk akhirnya berupa urine/air kencing.

  • Ginjal ini salah satu organ yang penting sekali untuk tubuh kita, kenapa? karena dia yang menjaga komposisi darah stabil, sehingga tubuh kita dapat berfungsi dengan baik.

  • Fungsinya yang utama adalah membuang racun yang merupakan produk sisa metabolisme dan juga membuang kelebihan air yang tidak dipakai oleh tubuh.

  • berikutnya, ginjal menjaga kadar elektrolit (garam-garam) stabil, seperti natrium, kalium, fosfat.

  • selain itu, ginjal juga memproduksi hormon yang membantu mengatur tekanan darah, membuat sel darah merah, dan mengaktivasi vitamin D yang mempertahankan kekuatan tulang.

Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan kondisi dimana ginjal sudah tidak berfungsi . Racun menumpuk di badan, kalau sudah parah, air juga menumpuk (sesak, bengkak), biasanya pucat (kurang darah merah). Kalau sudah gagal ginjal bagaimana? Apa yang harus dilakukan?

Terapi pengganti ginjal:

  1. Cangkok ginjal/transplantasi ginjal

  2. Cuci darah pakai mesin (rutin 2-3x/minggu)

  3. Cuci darah lewat lapisan perut (peritoneal dialisa)

Cuci darah bisa menyebabkan ketergantungan? Sekali cuci darah harus terus seumur hidup?

Tergantung bagaimana fungsi ginjal. Ada 2 kemungkinan:  Fungsi ginjal sebenarnya masih baik, tapi ginjal sedang mogok karena tubuh sedang sakit berat → cuci darah 1-2x saja, tidak perlu lagi bila ginjal yang mogok itu membaik atau ginjal memang sudah tidak berfungsi sama sekali –ya harus cuci darah terus seumur hidup

Komplikasi gagal ginjal

Penyakit jantung dan pembuluh darah: serangan jantung, stroke

  • Tekanan darah tinggi/hipertensi

  • Kematian

  • Tulang keropos

  • Gangguan saraf

  • Gagal ginjal

  • Anemia/kurang sel darah merah

Faktor risiko terjadinya penyakit ginjal

  • Diabetes -penyebab paling banyak gagal ginjal

  • Tekanan darah tinggi

  • Penyakit jantung

  • Riwayat keluarga gagal ginjal/tekanan darah tinggi/kencing manis

Selain ada faktor risiko lainnya, seperti  ras: keturunan Asia termasuk yang berisiko (selain itu: keturunan Afrika-Amerika, keturunan Amerika asli/Indian, Hispanik, kepulauan Pasifik), Usia >= 60 tahun, Kegemukan/obesitas, Berat badan lahir rendah, Penggunaan jangka panjang obat penghilang nyeri jenis OAIS: ibuprofen, asam mefenamat, dll, Infeksi saluran kencing kronik, dan Batu ginjal.

Gejala penyakit ginjal

  • Kebanyakan orang dengan penyakit ginjal kronik tahap awal tidak bergejala, karena itu pemeriksaan lebih dini sangat penting

  • Ketika sudah timbul gejala, biasanya penyakit ginjal sudah pada tahap yang parah

  • Lemah badan, mudah lelah

  • Kencing berkurang/terasa sakit/sulit kencing

  • Kencing berwarna merah/gelap

  • Sering kencing (khususnya malam hari)

  • Mata bengkak

  • Bengkak di wajah, tangan, perut, dan kaki

Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan?

  • Tekanan darah –tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah ginjal –hipertensi penyebab gagal ginjal terbanyak kedua setelah kencing manis. Target tekanan darah <130/80 mmHg

  • Protein di urin –adanya protein di urin merupakan gejala awal penyakit ginjal kronik –menunjukkan sudah ada kerusakan ginjal

  • Kreatinin darah –kreatinin itu produk sisa dari aktivitas otot, harusnya dibuang oleh ginjal yang sehat. Ketika fungsi ginjal berkurang, kadar kreatinin dalam darah akan meningkat (normal <1-1,2 → tergantung lab)

  • Laju filtrasi glomerulus (GFR) –ini merupakan parameter yang paling akurat untuk menunjukkan fungsi ginjal. Biasanya dokter bisa menghitung GFR berdasarkan nilai kreatinin darah, usia, jenis kelamin, dan ras. GFR

  • Kalau punya tekanan darah tinggi/kencing manis katanya harus minum obat rutin seumur hidup? Obat kan zat kimia, nanti ginjal saya bisa jadi rusak? Apa tidak lebih baik pakai herbal saja?

  • ini pertanyaan yang sering banget ditanyakan

  • obat tekanan darah tinggi dan kencing manis memang harus diminum terus

  • kenapa? → kalau tidak diminum, tekanan darah yang tinggi atau gula darah yang tinggi itu yang bisa merusak ginjal, buat obatnya

  • ada golongan obat tertentu yang bisa merusak ginjal, tapi tidak semua obat, contoh: obat penghilang nyeri golongan OAINS, obat kemoterapi tertentu/antibiotik tertentu

  • minum obat sesuai indikasi dan dalam pengawasan dokter

Pada orang yang sudah terkena penyakit ginjal, bagaimana mencegah gagal ginjal?

  • Turunkan tekanan darah tinggi

  • Bila kencing manis, gula darah harus terkontrol

  • Kurangi makan garam

  • Hindari obat pereda nyeri golongan OAINs

  • Makan protein secukupnya (sedang)

  • Vaksin flu tiap tahun

Mencegah penyakit ginjal

  1. Cukup minum (jangan dehirasi tapi jangan berlebihan juga)

  2. Makanan makanan yang sehat

olahraga teratur -makan sehat dan olahraga teratur menjauhkan kita darah berat badan berlebih, kencing manis, atau tekanan darah tinggi -tapi jangan berlebihan juga -olahraga berlebihan dengan asupan cairan yang kurang malahan bisa membahayakan ginjal

  1. Kontrol berat badan

hati-hati mengkonsumsi suplemen dan obat herbal -suplemen dan herbal tertentu bisa membahayakan ginjal

batasi minum obat pereda nyeri (golongan obat antiinflamasi nonsteroid: ibuprofen, asam mefenamat, diklofenak, dll) -kalau diminum rutin dalam jangka waktu lama bisa merusak ginjal -minum kalau perlu saja

  1. Monitor kadar kolesterol

  2. Periksa darah rutin

  3. Ketahui riwayat penyakit di keluarga

  4. Berhenti merokok

Kesehatan ginjal kita sangat dipengaruhi kesehatan organ tubuh yang lain. Jadi, hal terpenting untuk menjaga ginjal tetap sehat adalah dengan merawat tubuh kita sebaik-baiknya untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit yang dapat mengganggu ginjal.


Yeny Tanoyo, Sp.PD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Hermina Arcamanik

www.herminahospitals.com